Laporan Riset WALHI Jatim: Pencemaran Lingkungan PT. Greenfields Indonesia

Pada tahun 2022 kami melakukan riset dan kampanye untuk mendukung jaringan warga Blitar yang terkena dampak pencemaran limbah peternakan PT. Greenfields. Laporan riset hanya sekelumit cerita yang menggambarkan betapa pengawasan lingkungan, keterbukaan informasi, penindakan hingga partisipasi warga dalam kasus lingkungan masih minim, serta bagaimana lambannya pemerintah dalam menangani kasus ini. Read more…

Catatan WALHI Jawa Timur: Merespons Banjir di Kota Batu di Penghujung Tahun 2023

Persoalan banjir di Kota Batu seakan menjadi pola yang berulang, setelah sebelumnya terjadi pada bulan November 2021, lalu disusul sekitar bulan Oktober-November 2022, kini kembali terjadi dipenghujung tahun yakni bulan Desember. Banjir berulang ini kerap terjadi pada wilayah Kecamatan Bumiaji, titik kampung yang kerap menjadi sasaran banjir yakni Desa Bumiaji Read more…

Gerbang Eksploitasi Tambang “Mineral Kritis” Jawa Timur Telah Dibuka

Melalui Keputusan Menteri ESDM No.296.K/MB.01/MEM.B/2023 tentang Penetapan Jenis Komoditas yang Tergolong dalam Klasifikasi Mineral Kritis. Menteri ESDM Arifin Tasrif menetapkan Keputusan Menteri ini pada 14 September 2023. Kementerian ESDM menetapkan 47 jenis komoditas tambang dalam klasifikasi mineral kritis. Penetapan ini untuk menjamin pasokan bahan baku mineral bagi industri strategis di Read more…

Pengadilan Negeri Bojonegoro Harus Membebaskan Tiga Warga Bojonegoro Demi Penegakkan Hak Atas Lingkungan Hidup yang Baik dan Sehat

Surat Terbuka WALHI Jawa Timur   Pasal 162 dalam undang-undang mineral dan batu bara kembali memakan korban di Jawa Timur, setelah tiga orang warga Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. Kini tiga warga asal Desa Sumuragung, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro harus menghadapi situasi serupa. Baik di Banyuwangi maupun di Bojonegoro, Read more…

Putusan Vonis Bersalah Terhadap Trio Pakel Menambah Dosa PN Banyuwangi Atas Kasus Konflik Agraria

Banyuwangi akan kembali menjadi saksi bagaimana konflik agraria yang tak kunjung jadi prioritas penyelesaian akan kembali memakan korban. Setelah sebelumnya pada tahun 2017 akibat konflik agraria sektor pertambangan 4 orang warga Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi dikriminalisasi, karena menolak tambang emas di bukit Tumpang Itu. Kriminalisasi tersebut menyebabkan salah Read more…